gejala influenza pada anak, ciri-ciri penyakit influenza pada anak, tanda-tanda anak terkena influenza, cara mengobati influenza pada anak, cara mencegah influenza pada anak, obat influenza untuk anak diapotik. Bukan hanya orang cukup umur saja, penyakit influenza atau Flu juga bisa menyerang anak-anak. Penyakit influenza (flu) ialah bisul virus pada kanal pernapasan atas yang sanggup menyerang anak segala usia. Virus influenza menyebar melalui batuk dan bersin serta kontak langsung. Biasanya ada wabah flu kecil setiap tahun. Gejal-gejala penyakit influenza (flu) sanggup diketahui yang pada umumnya gejala-gejala penyakit influenza flu terjadi 1-3 hari sehabis terinfeksi dan mungkin terjadi dengan cepat. Dan berikut ini beberapa tanda-tanda influenza (flu) yang perlu diwaspadai:

 Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Influenza Pada Anak Lengkap Gejala, Pengobatan dan Pencegahan Penyakit Influenza Pada Anak Lengkap

 

Gejala-gejala penyakit Influenza (Flu)

– Demam, biasanya di atas 39 derajat celcius
– Batu kering
– Nyeri otot
– Lelah dan lemah
– Hidung tersumbat
– Sakit kepala
– Biasanya sakit tenggorokan

Cara Mengatasi Influenza Pada Anak Anda

Anak biasanya merasa menderita selama 2-5 hari pertama. Pada kebanyakan kasus, influenza sebuh total dalam waktu sekitar 10 hari. Baringkan ia di kawasan tidur yang hangat dan kamar berventilasi baik hingga suhu tubuhnya kembali normal. Untuk nyeri dan demam, berikan parasetamol cair sesuai dengan usia beratnya. Dorong ia untuk minum banyak air hangat.

Cara Mengobati Influenza Pada Anak

Jika terkena flu dan berusia di bawah 2 tahun atau dengan risiko tinggi komplikasi, segera hubungi dokter. Juga panggil dokter segera jikalau tanda-tanda ini terjadi: suhu di atas 39 derajat celcius, bernapas cepat tidak wajar, mengantuk, atau enggan makan. Jika ada bisul basil sekunder, dokter mungkin meresepkan antibiotik. Jika tanda-tanda parah, atau anak berisiko tinggi komplikasi misalnya sebab gangguan kronis ia mungkin harus dirawat dirumah sakit

Kemungkinan Komplikasi

Virus flu bisa menyebar ke paru-paru dan mengakibatkan penumonia atau bronkitis. Hal ini juga sering dipersulit oleh bisul basil sekunder. Infeksi ini juga sanggup mengakibatkan sinusitis atau radang telinga. Gangguan yang mengakibatkan belum dewasa berisiko tinggi mencakup penyakit jantung, paru-paru, penyakit ginjal kronis; diabetes mellitus, fibrosis kristik atau menurunnya sistem kekebalan tubuh. Kejang demam ialah komplikasi yang mungkin menimpa bayi.

Cara Pencegahan Penyakit Influenza (Flu)

Virus influenza mempunyai kemampuan untuk mengubah strukturnya. Ini berarti bawah meskipun akan pernah terjangkit influenza, selalu ada jenis gres yang ia tidak kebal.  Anak-anak dengan gangguan kronis, menyerupai penyakit paru-paru atau kerusakan sistem kekebalan, mungkin dianjurkan untuk menjalani vaksinasi influenza tahunan. Tingkatkan sistem kekebalan badan anak dengan contoh makan buah dan sayuran untuk membantu melawan virus influenza.

Demikianlah warta perihal tanda-tanda influenza pada anak, cara mengobati influenza pada anak dan cara mencegah influenza pada anak. Semoga warta diatas bermanfaat untuk anda.