Update artikel terbaru kali ini akan mengulas wacana penyakit diabetes melitus yang mencakup apa itu diabetes militus, pengertian diabetes militus/kencing manis, jenis-jenis diabetes militus, pencegahan diabetes militus, cara mencegah diabetes militus, pengobatan tradisional diabetes militus, cara mengobati diabetes militus secara alami, cara mengobati kencing anggun secara alami, obat tradisional diabetes/kencing manis, produk obat diabetes herbal. Untuk lebih jelasnya simak ulasan selengkapnya berikut ini.

 Pencegahan dan Pengobatan Tradisionalnya Lengkap Diabetes Militus: Pengertian, Jenis-jenis, Tanda-tanda, Ciri-ciri, Gejala, Pencegahan dan Pengobatan Tradisionalnya Lengkap

Pengertian Diabetes Militus/Kencing Manis, Apa itu Diabetes Melitus ?

Diabetes yaitu penyakit tertua di dunia. Diabetes berkaitan dengan metabolisme kadar glukosa dalam darah. Secara medis, diabetes militus didefinisikan suatu kumpulan aspek tanda-tanda yang timbul pada seseorang disebabkan oleh peningkatan kadar gula darah (hiperglikemia) akhir kekurangan insulin (Badawi, 2009).

Diabetes militus dekat kaitannya dengan prosedur pengaturan gula normal. Peningkatan kadar gula darah memicu produksi hormon insulin oleh kelenjar pankreas. Diabetes militus merupakan penyakit yang banyak mengakibatkan terjadinya penyakit lain (komplikasi). Komplikasi yang paling mematikan dan sering terjadi yaitu serangan jantung dan stroke. Karena berkaitan dengan kadar gula yang terus meninggi, sehingga pembuluh darah rusak, saraf, dan struktur internal lainnya. Diabetes militus merupakan salah satu rujukan penyakit degeneratif yang menjadi pembicaraan hangat banyak sekali kalangan dan bukan lagi menjadi konsumsi para dokter (Badawi, 2009).

Penyakit diabetes militus (DM) yaitu penyakit akhir gangguan sel pankreas (kelenjar getah perut) yang beraibat kelenjar tidak cukup dalam mengeluarkan insulin (fermen pencernaan), sehingga glukosa makanan dan minuman sebagian besar terbuang lantaran tidak sanggup diubah menjadi glikogen. Ditahun 2014, Diabetes militus bahaya serius didunia. Global Status report on NCD World Health Organization (WHO) tahun 2010 yang melaporkan bahwa 60% penyebab ajal semua umur di dunia yaitu lantaran penyakit tidak menular (PTM). Diabetes menduduki peringkat ke-6 PTM sebagai penyebab kematian. Sekitar 1,3 juta orang meninggal akhir diabetes dan 4% persen meninggal sebelum usia 70 tahun. Diperkirakan tahun 2030 Diabetes Militus menduduki peringkat 7 sebagai penyebab ajal dunia. Sedangkan untuk di Indonesia sendiri berada di no.7 dengan jumlah penderita sebantak 8,5 juta orang.

Jenis-jenis Diabetes Melitus

Ada 2 jenis diabetes militus berdasar waktu dimulainya penyakit, yaitu tipe 1 dan tipe 2 yaitu sebagai berikut:

1. Diabetes Militus Tipe 1. IDDM (Insulin Dependent Diabetes Militus) atau DM pada remaja (juvenile). 
 Pada jenis terdapat destruksi dari sel-sel beta pankreas sehingga tidak memproduksi insulin lagi dan menimbulkan sel-sel tidak bisa menyerap glukosa dari darah. Karena itulah kadar glukosa darah meningkat di atas 10 mmol/l, yakni nilai ambang ginjal sehingga glukosa berlebihan dikeluarkan lewat urine bersama banyak air (glycosuria).  Tipe yang terjadi pada orang-orang dibawa usia 30 tahun dan paling dimulai pada usia 10-13 tahun. Insiden tipe 1 diabetes militus negara Barat telah berlipatganda dalam 20-30 tahun yang lalu. Karena penderita senantiasa membutuhkan insulin, maka tipe 1 disebut IDDM. Penyebabnya belum terperinci suatu infeksi virus menimbulkan reaksi auto-imun berlebihan untuk menanggulangi virus. Akibatnya sel-sel pertahanan tubuh tidak hanya membasmi virus, melainkan turun merusak sel-sel Langerhans. Dalam waktu 1 tahun sehabis diagnosa, 80-90% penderita tipe 1 menunjukkan antibodi sel beta dalam darahnya. Diabetes militus pada tipe faktor keturunan juga memegang peranan.

2. Diabetes Tipe 2, pada orang remaja (maturity onset) atau NIDDM (Non Insulin Dependent Diabetes Militus). 
Diabetes militus tipe 2 umumnya mulai di atas usia 40 tahun dengan insidensi lebih besar pada orang gemuk. Diperkirakan 5-10% orang-orang di atas usia 60 tahun mengidap diabetes tipe 2. Tipe yang bersifat silent killer, lantaran menyerupai kebanyakan keadaan gres manifes dengan terjadinya tanda-tanda stadiun lanjut menyerupai dengan ditemukannya komplikasi infark jantung atau gangguan penglihatan.

Tanda dan Gejala Diabetes Melitus

Seseorang sanggup dikatkaan menderita Diabetes militus jikalau menderita dua dari tiga tanda-tanda dibawah ini yaitu sebagai berikut:

1. Keluhan TRIAS

Banyak minum
Banyak kencing
Penurunan berat tubuh yang tak terperinci sebabnya

2. Kadar glukosa darah pada waktu puasa sama atau lebih 126 mg/dl
3. Kadar Glukosa darah dua sehabis makan sama atau lebih 200 mg/dl (Tjokroprawiro, 2006).

Sedangkan gejala-gejala kronik diabetes militus meliputi:

Kesemutan
Kulit terasa panas menyerupai tertusuk-tusuk jarum
Kram
Lelah
Terasa tebal dikulit
Praktis ngantuk
Mata Kabur
Gigi gampang goyah dan gampang leas
Gatal disekitar kemaluan terutama pada wanita
Kemampuan seksual menurun bahkan impoten
Ibu hamil sering mengalami keguguran atau ajal janin dalam kandungan atau berat bayi lahir lebih dari 4 kg.

Pencegahan/Cara Mencegah Diabetes Melitus

Dalam pencegahan diabetes militus, semenjak awal harus dicegah kemungkinan timbulnya komplikasi kronis sehingga penderita sanggup hidup sehat dan masuk akal berdampingan dengan penyakitnya. Peningkatan nilai kualitas hidup penderita diabetes militus lebih ditekankan dan diupayakan mencegah selama mungkin timbulnya komplikasi kronis.

Tindakan umum dalam pengelolaan diabetes hingga ketika ini tetap berdasarkan 3 hal pokok yaitu:

1. Diet. Semua penderita harus memulai diet pembatasan kalori, terlebih pada penderita yang overwight. Makanan perlu dipilih terutama untuk pembatasan karbohidrat terutama murni (gula), lemak hewani, dan lemak rantai pendek untuk mencapai kadar glukosa dan lipida darah normal.
2. Olahraga. Bila olahraga dilakukan secara teratur sanggup mengurangi resistensi insulin, sehingga insulin sanggup digunakan dengan lebih baik oleh sel tubuh dan dosisnya sanggup diturunkan.
3. Mengurangi faktor resiko, menyerupai berhenti merokok. Nikotin sanggup besar lengan berkuasa jelek terhadap perembesan glukosa oleh sel.

Tujuan jangka pendek dalam pengelolaan diabetes yaitu menghilangkan keluhan dan tanda-tanda penyakit diabetes militus terutama normalisasi kadar gula darah. Tindakan yang dilakukan yaitu:

– Penderita NIDDM (tipe 2). Bila tindakan umum tidak/kurang efektif untuk menormalkan glukosa darah, perlu digunakan obat hipogklikemik. Insulin gres disuntikkan bila obat oral antidiabetika tidak memberika imbas yang diinginkan atau menunjukkan resistensi.
– Penderita IDDM (tipe 1). Penderita dibawah usia 40 tahun umumnya memerlukan insulin (0,6-0,9 UI/ kg/hari) dan tidak dianjurkan minum obat hipoglikemik. Tujuan pengobatan yaitu semoga nilai glukosa darah dibawah 120 mg/dl (saat lambung kosong).

Usaha pengobatan melalui penggunaan obat sangat perlu dilakukan oleh masyarakat, sehingga flora obat sanggup diramu menjadi obat tradisional yang sanggup dimanfaatkan untuk penyembuhan penyakit bagi masyarakat menyerupai flora obat penderita diabetes yang sanggup mereka mengelola sendiri. Tanaman obat di pekarangan rumah penduduk perlu dipelihara dengan biak sehingga masyarakat lebih mengenal jenis tumbuhan yang dijadikan sebagai obat tradisional. Manfaat dan kegunaan obat tradisional sangat banyak sekali masyarakat bisa meramu dan memakai jenis-jenis tumbuhan yang berguna sebagai obat tradisional baik itu penyembuhan banyak sekali penyakit dan terkhusus penyakit diabetes militus yang sanggup anda meramu sendiri atau melaksanakan pengobatan sendiri mengenai penyakit anda dengan memakai tanamn-tanaman obat-obatan yang sesuai dengan penyakit anda. Seperti yang kami informasikan dibawah ini yakni obat diabetes militus herbal, alami, tradisional yang sanggup anda buat sendiri dirumah dengan harga yang sangat terjangkau.

23 Obat Tradisional Herbal Diabetes Melitus, Cara Alami Mengobati Diabetes

 1. Obat Diabetes Herbal: Jintan hitam (Nigella sativa)
Jintan Hitam merupakan antimaag yang efektif lantaran sanggup menurunkan sekresi asam lambung dan mempunyai efektifitas setara dengan simetidin (Rajkapoor, et al.,2002; Khalil, et al., 2010). Efek pengobatan lain yang telah teruji dari ekstrak jintan hitam yaitu kemampuannya dalam menurunkan kadar gula darah dan HbA1C pada penderita diabetes tipe 2 (Mohtashami, et al.,2005).
Evaluasi klinik yang dilakukan oleh Sabzghabaee, et al., (2012),membuktikan bahwa jintan hitam mempunyai efektivitas yang baik dalam mengobati dislipidemia lantaran bisa menurunkan kadar LDL dan kolesterol hingga 7,6% dan 4,8%, dan secara signifikan menurunkan kadar trigliserida hingga 16,6% setelah sumbangan selama 4 minggu

2. Obat Diabetes Herbal: Brotowali (Tinospora tuberculata)
Sudah diakui sanggup digunakan sebagai antimalaria lantaran mempunyai kandungan tinokrisposid. Ekstrak brotowali juga diketahui mempunyai acara hipoglikemik lantaran sanggup menurunkan serum glukosa melalui prosedur peningkatan sekresi insulin pada tikus normal maupun tikus yang mengalami diabetes melitis tipe 2, sedangkan percobaan pada tikus yang mengalami diabetes melitus tipe 1 brotowali bekerja dengan cara mengurangi kadar glukosa tanpa mengubah tingkat insulin (Lam et al,. 2012).
Penelitian yang dilakukan Praman, et al., (2011) pertanda bahwa brotowali sanggup digunakan dalam terapi hipertensi lantaran sanggup menurunkan tekanan darah melalui reseptor adrenergik-2

3. Obat Diabetes Herbal: Salam (Eugenia polyantha)
Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Stusiawan dan Santosa (2005) diketahui bahwa ekstrak etanol dari salam sanggup menurunkan secara bermakna kadar glukosa darah mencit yang diinduksi dengan aloksan. Penelitian lain yang dilakukan oleh Agung (2008) menyatakan bahwa sumbangan ekstrak salam selama 15 hari berpotensi sebagai antidislipidemia lantaran sanggup meningkatkan kadar HDL tikus jantan galur wistar

4. Obat Diabetes Herbal: Kumis Kucing (Orthosiphon Stamineus)
Seluruh serpihan flora digunakan untuk obat, berair atau kering (dianginkan dahulu, kemudian dijemur di panas matahari). Khasiat dari flora ini yaitu untuk mengobati sejumlah penyakit yaitu memperlancar pengeluaran air kemih (diuretic), rematik, batuk, masuk angina, sembelit, sakit pinggang, anti radang, radang ginjal, kerikil ginjal dan kecing manis.
Kandungan kimia yang ada yaitu Orthosipohon glikosida, zat samak, minyak atsiri, minyak lemak, saponin, garam, kalium, dan myonistiol. Menggunakan takaran 30-60 gr (kering) atau 90 -120 gr (basah) direbus, sanggup juga kering atau berair diseduh sebagai teh (Mahendra 2005).

5. Obat Diabetes Herbal: Jahe (Zingiber Offcinale Rosc)
Jahe telah dikenal bermanfaat sebagai minuman penghangat badan, dan digunakan masyarakat sebagai bumbu masakan, pemberi aroma roti dan kue. Jahe mempunyai kandungan aktif yaitu oleoresin. Oleoresin yaitu adonan minyak atsiri sebagai pembawa aroma dan sejenis dammar sebagai pembawa rasa. Oleoresin mengandung komponen gingerol, paradol, shogaol, zingerone, resin dan minyak atsiri (Ramadhan, 2010).
Secara tradisional ekstrak jahe digunakan sebagai obat sakit kepala, obat batuk, masuk angina, gangguan pada jalan masuk pencernaan, stimulant, diuretic, rematik, menghilangkan rasa sakit, obat anti mual dan mabuk perjalanan, karminatif (mengeluarkan gas dari perut) dan sebagai obat luar untuk mengobati gatal digigit serangga, kesleo, nanah serta memar (Shukla and Singh, 2007). Berbagai penelitian pertanda bahwa jahe mempunyai sifat anti oksidan dan anti kanker. Selain itu, jahe bisa menaikkan acara salah satu sel darah putih, yaitu sel natural killer (NK) dalam melisis sel targetnya yaitu sel tumor dan sel yang terinfeksi virus (Zakaria dan Rajab, 1999). Pengolahan jahe sebagai obat yang berupa minuman penghangat tubuh dan biasa diminum pada ketika demam dikenal sebagai wedang jahe. Cara pembuatan wedang jahe yaitu sebagai berikut…
Siapkan seruas jari rimpang jahe yang sudah tua.
Cuci higienis tapi jangan dikupas kulitnya, kemudian tiriskan atau angin-anginkan supaya agak kering
Bakarlah jahe di atas api menyerupai memperabukan sate hingga benar-benar matang, yaitu sudah agak berubah warna dan kulitnya agak gosong.
Setelah dibakar, jahe dimemarkan
Masukkan ke gelas kemudian seduh dengan air panas, tambahkan gula merah, madu atau gula kerikil secukupnya. Khusus madu jangan dimasukkan pada ketika air masih panas tapi dimasukkan ketika air sudah hangat-hangat kuku.
Wedang jahe siap dinikmati.

6. Obat Diabetes Herbal: Ciplukan (Physalis peruviana)
Daun ciplukan sanggup digunakan untuk obat penyakit borok di kaki yaitu dengan cara daun ciplukan 1 genggam ditumbuk dan ditempelkan di daerah yang sakit. Buah ciplukan mengandung senyawa kimia asam sitrum dan fisalin, dan asam malat, alkaloid, tannin, kriptoxantin, vitamin C dan gula (Mahendra, 2005). Cara mengobati diabetes militus memakai ciplukan yaitu dengan memakai flora ciplukan yang sudah berbuah dicabut beserta akar-akarnya dan dicuci hingga bersih. Kemudian dilayukan dan direbus dengan 3 gelas air hingga mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring, diminum 1 kali sehari.

7.  Obat Diabetes Herbal: Mahkota Dewa
Berdasarkan penelitian saragih (2001) terbukti bahwa rebusan daging buah segar mahkota ilahi (Phaleria macrocarpa. (Scheff) Boerl) bisa menurunkan kadar glukosa darah secara bermmakna pada tikus yang menderita diabetes militus tergantung insulin meskipun imbas yang dihasilkan lebih rendah daripada imbas insulin. Perasan daging buah makhkota ilahi menghasilkan imbas hipoglikemik yang setara dengan tolbutamin pada tikus yang menderita diabetes militus yang tidak bergantung insulin (Bestari, 2001). Dari kedua penelitian tersebut menggambarkan bahwa daging buah makutadewa bisa menurunkan kadar glukosa darah tikus percobaan yang menderita diabetes militus baik tergantung atau tidak tergantung insulin (Primsa, 2002).
Cara pembuatan obat tradisional diabetes militus dengan tumbuhan mahkota ilahi yaitu buah yang masih hijau diiris tipis, dijemur hingga kering, kemudian disedu dengan air panas mendidih, dan didinginkan, airnya diminum pagi dan sore.

8. Sambiloto.
Seluruh tumbuhan sambiloto sanggup digunakan sebagai materi ramuan untuk mengatasi diabetes militus (Utami, 2003). Sambiloto (Angrographis paniculata (Burm.f.) Nees) mengandung senyawa aktif andrografolida yang berdasarkan Munawwara (2004) mempunyai agresi menyerupai insulin.  Penggunaan flora obat tidak sederhana yang dipikirkan orang selama ini. Semuanya harus dipelajari dan memerlukan pengalaman tersendiri. Salah mengenali flora obat yang dimaksud juga tidak akan menyembuhkan penyakit. Apalagi, salah menggabungkan beberapa flora obat yang khasiatnya berlawanan (Dalimartha, 2007). Obat herbal menyerupai obat-obat lainnya, tidak bias dikonsumsi sembarangan. Tetap ada takaran yang harus dipatuhi, menyerupai halnya resep dokter. Buah mahkota dewa, misalnya, hanya boleh dikonsumsi dengan perbandingan 1 buah dalam 3 gelas air (Suarni, 2005). Buah mahkota ilahi segar yang dikonsumsi secara langsung, bisa mengakibatkan nanah di mulut, sariawan, mabuk, kejang hingga pingsan (Dalimartha, 2007).
Cara pembuatan obat herbal penderita diabetes militus dengan tumbuhan sambiloto yaitu dengan pengolahan 10-20 lembar daun dicuci direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas air kemudian diminum.

9. Obat Diabetes Herbal: Daun Insulin (Tithonia diversifolia)
Tanaman yang berasal dari meksiko yang mempunyai sebutan di Indonesia yaitu rondo semoyo, kembang bulan, dll. Beberapa penelitian di luar negeri menyerupai Toshihiro Mura dkk dari Departement of Clinical Nutrition, Suxuka, University of Medical Sdence, Jepang tahun 2005. Bahwa ekstrak ethanol daun insulin pada tikus penderita Diabetes militus tipe 2 mempunyai berat tubuh 20-25 gram. Konsentrasi larutan yang digunakan yaitu 100 mg/kg, 500 mg/kg, dan 1.500 mg/kg berat badan.
Sebagai control digunakan tikus yang diberi air destilasi 20 ml/kg. Kadar gula dalam tikus diukur tiap minggu. Hasilnya kadar gula darah tikus mengalami penurunan secara signifikan. Semakin tinggi ekstrak etanol maka semakin tinggi pula penurunannya.  Sedangkan cara menciptakan obat diabetes militus dari daun insulin yaitu
Ambil 10 Lembar daun insulin (bisa daun segar ataupun daun yang kering)
Rebus dalam 4 gelas air
Biarkan rebusan hingga tersisa 3 gelas
Diminum ketika hangat atau dingin. Ampas sisa rebusan sanggup direbus kemblai hingga warna bening.
Untuk penyembuhan jamu daun insulin sanggup dikonsumsi 3x sehari (setiap minum 1 gelas). Jika gula darah sudah turun frekuensi konsumsi jamu bisa dikurangi menjadi 2x sehari dan 1x sehari. Rutin menyidik kadar gua darah sangat penting dilakukan untuk mengontrol gula darah. Pengobatan diabetes militus dengan jamu daun insulin harus dibarengi dengan diet gula.

10. Obat Diabetes Herbal: Bungur (Lagestroemia speciosa Pers) 
Bungur yaitu salah satu tumbuhan obat yang sanggup digunakan untuk mengobati penyakit diabetes militus. Pengobatan tradisional atau herbal sebagai obat diabetes, digunakan dalam bentuk rebusan. Biji tumbuhan yang digunakan dalam mengobati tekanan darah tinggi dan kencing manis. Sedangkan daun digunakan untuk mengobati kencing batu, kencing manis, dan tekanan darah tinggi.
Karena kandungan kimia yang dimiliki daun bungur sebagai obat diabetes yaitu saponin, flavonoid, dan tannin. (Dalimartha, 2003). Berdasarkan hasil penetlian, penggunaan air rebusan daun bungur dengan kepekatan 10% dan 20% yang diberikan secara oral pada kelinci bisa menurunkan kadar gula darah sebesar 85,97% dan 96,27% dibandingkan (Astiti, 1990) Menurut Kakuda et al (1996), ekstrak daun bungur bisa menekan peningkatan kadar gula darah secara signifikan pada tikus diabetes tipe 2 dibandingkan dengan tikus control.

11. Obat Diabetes Herbal: Daun Ubi Jalar (Ipomoea batatas L)
Daun yang dipercaya sanggup menurunkan kadar glukosa dara yang tinggi. Secara tradisional, daun ubi jalar sebagai obat kencing manis, penyakit kanker, antioksida, hipolipidemia dan sebagai obat demam berdarah. Cara pembuatan obat diabetes dengan daun ubi jalar yaitu dengan mengumpulkan daun ubi jalar sekitar 100 gram direbus dengan 1 liter air hingga tinggal 500 ml, kemudian air rebusan tersebut diminum.
Kandungan yang terdapat dalam ubi jalar yaitu senyawa protein, karbohidrat, karoten, serat, flavonoid, vitamin B1, B2, B6, C, Kalsium, Fosfor, Zat Besi. Sedangkan ekstrak umbi ubi jalar kulit putih takaran 4g/ hari berguna menurunkan glukosa darah dan kolsterol berdasarkan penelitian ekstrak umbi jalar kulit putih efektif untuk diabetes militus tipe 2 yaitu meningkatkan sensitifitas insulin dan menurunkan kolsterol. (Ludvik, 2002. Kusano, 2000).

12. Obat Diabetes Herbal: Temu Lawak (Curcuma zanthorniza Roxb).
Tanaman obat yang sudah melegenda di indonesia ini bermanfaat dalam jalan masuk pencernaan, gangguan liver, kandung empedu, panckreas, usus halus, sariawan, TBC, tekanan darah tinggi, tonikum, sariawan, sakit kuning, dan kurang darah dimana kita ketahui bahwa diabetes militus terjadi lantaran adanya gangguan pada pankreas dan ginjal sehingga temulawak sanggup anda gunakan sebagai obat tradisional atau obat alami anda dalam mengatasi diabetes militus dengan cara memakai atau cara menciptakan obat diabetes militus dengan temulawak yaitu temulawak diparut/ditumbuk halus, ditambah sir matang kemudian diperas, sirnya diminum.

13. Obat Diabetes Herbal: Meniran (Phyllanthus urinaria)
Tanaman ini sanggup bermanfaat dan mengobati penyakit ginjal, kuning, dan kencing nanah, dan sebagaimana kita ketahui diabetes militus juga sanggup terjadi lantaran adanya gangguan pada ginjal. Sehingga tamanan ini sanggup menjadi obat herbal anda dalam menyembuhkan penyakit diabetes militus anda dengan cara pembuatan obat tradisional ini yaitu seluruh serpihan tumbuhan meniran ditambah kunyit direbus dan adas dengan 3 gelas air, airnya diminum pagi dan sore.

14. Obat Diabetes Herbal: Lidah Buaya (Aloe sp)
Cara pembuatan obat herbal dengan pengecap buaya yaitu dengan memakai helaian pengecap buaya dimasak dengan air 3 gelas hingga tersisa 1 gelas, air rebusan ditambah madu/gula merah. Empulur pengecap buaya dipotong kecil-kecil, kemudian dicampur dengan madu hingga rata (batuk, sesak nafas).  dan kemudian dicampurkan kemudian diminum. Lidah buaya sanggup mengobati penyakit ambien, kencing manis, rambut rontok, kencing nanah, cacingan pada anak, batuk dan sesak nafas.

15. Obat Diabetes Herbal: Tapak darah Putih (Elephanthopus scaber)
Cara pembuatan obat herbal ini yaitu dengan memakai 10 daun tapakdara direbus dengan 3 gelas air hingga mendidih hingga tersisa 1 gelas, setelah hambar diminum, diulang hingga sembuh (diabetes militus) 20 gram daun tapakdara kering, 10 gram bunga krisan, direbus dengan 2,5 gelas air hingga mendidih dan disaring diminum tiap sore.
Tapak dara putih berguna dalam mengobati diabetes militus, asma, tangan gemetar, hipertensi, leukimia, luka bakar dan luka baru.

16. Obat Diabetes Herbal: Keji Beling (Strobilanthes Crispa)
Tanaman ini yang digunakan sebagai obat herbal diabetes militus yaitu daunnya, yang dilakukan dengan mengolah 3-5 lembar daun dicuci dan diremus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas air,kemudian diminum.

17. Obat Diabetes Herbal: Pegagan/Kaki kuda (Centella Asiatica)
Tanaman yang sangat jarang ditelinga kita namun ternyata bermanfaat dalam pengobatan penyakit diabetes militus dimana yang menjadi obat herbal ini yaitu daunnya yang dimanfaatkan sebagaimana yang diolah dengan mengumpulkan 5-7 lembar daun dicuci direbus dengan 3 gelas air hingga menjadi 1 gelas, kemudian diminum.

18. Obat Diabetes Herbal: Manggis (Garania Mangostana L)
Tanaman yang satu ini sangat bermanfaat dan berguna banyak baik itu sebagai obat diabetes militus dan adanyak banyak lagi yakni tanda-tanda stroke, asam lambung, antioksidan anti kanker, hipertensi, dan sangat cocok menjadi obat herbal dalam penyembuhan diabetes militus lantaran kita ketahui dan berdasarkan informasi diatas bahwa diabetes militus membawa komplikasi dengan banyak sekali organ-organ tubuh dan menyebabknya penyakit.
Cara pembuatan obat ini yaitu kulit buahnya diiris, kemudian dikeringkan, disangrai, dijadikan serbuk, diseduh, dan diminum.

19. Obat Diabetes Herbal: Labu Silam (Sechium edule)
Mungkin anda berfikir bahwa labu itu mengandung gula dan rasa manis, dan tentu saja akan mengakibatkan diabetes militus, ternyata itu tidak benar, lantaran nyatanya labu bermanfaat dalam mengobati penyakit diabetes dan cara pembuatannya sangat gampang dengan disadap batangnya, airnya hasil sadapan kemudian diminum.

20. Obat Diabetes Herbal: Kelor (Moringa Oleifera)
Siapa yang tidak kenal dengan tumbuhan ini, dan beruntunglah bagi anda selalu mengkonsumsi tumbuhan ini lantaran tumbuhan ini merupakan salah satu obat herbal yang sanggup mencegah dan mengatasi diabetes militus, dimana tidak hanya itu kelor juga bermanfaat dalam mengatasi hipertensi, kolesterol, sariawan, kurap, biduran dan masih banyak lagi.
Untuk pengolahan obat herbal penderita diabetes militus dengan kelor yaitu dengan memakai daunnya dimana diperlukan 10-15 lembar daun, dicuci, direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas air kemudian diminum.

21. Obat Diabetes Herbal: Bunga Pukul (Mirabilis jalapa)
Obat penderita diabetes militus dengan cara pengolahan yaitu menyediakan 1-3 lembar daun salam dicuci, direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas air, disaring, dan diminum.

22. Obat Diabetes Herbal: Bambu Kuning (Bambusa Vulgaris Schrad)
Bambu kuning sebagai obat penderita diabetes militus yaitu yang digunakan daunnya, dengan cara mengumpulkan 3-7 lembar daun yang dicuci direbus dengan 3 gelas air hingga menjadi 1 gelas kemudian diminum.

23. Obat Diabetes Herbal: Jambu Biji
Jambu biji sanggup menjadi obat anda dalam mengatasi diabetes militus lantaran jambu biji meningkatkan trombosit dalam darah, yang manfaat dari jambu biji ini tentu akan berdampak baik pada penyakit anda diabetes militus.
Cara pembuatan obat diabetes militus dengan jambu biji yaitu buah di jus, ditambahkan madu atau gula merah, eksklusif dikonsumsi. Daun mudanya direbus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1 gelas ditambahkan madu, digunakan sebagai minuman (menambah trombosit) Daun jambu gampang ditambah garam sedikit kemudian ditumbuk halus dan diberi air, saring dan hasil saringan diperas dan diminum. Dapat dicampur dengna parutan kunyit untuk diambil airnya.

Produk Herbal Sebagai Obat Diabetes Militus

Kalaupun anda tidak ingin kesusahan dalam pembuatan obat herbal diabetes militus, anda sanggup juga menentukan produk herbal diabetes militus. Produk obat herbal diabetes militus yaitu sebagai berikut…

1. Produk Obat Diabetes Herbal: Jamsi
Jamsi (Jamu Diabetes) meruakan minuman fermentasi dari hasil ekstraksi bahan-bahan alami tradisional dengan teknologi nano. Bahan dari Jamsi yaitu mahkota dewa, mengkudu, kurkuma, daun sambiloto dan pegagan. Jamsi sanggup menurunkan gula darah dalam tubuh.
Jamsi dibentuk oleh Ibu Ning Harmanto yang telah menghasilkan penghargaan Internasional Research Journal Of Pharmaci Pharmalogi (IRJPP) serta ISNN: 2251-0176. Izin Bpom no. Registrasi TR 053649111. dan telah berstandar Internasional GMP (Good Manufacturing Pracetices) serta HAACP (Hazard Analysis And Critical Control Points). Untuk Informasi lanjutnya anda sanggup menghubungi 0856-9171-1871 atau PIN BBM 5BD3D052.

2. Produk Obat Diabetes Herbal: K-Muricata
Obat diabetes tipe 1, 2 yaitu K-Muricata yang terbuat dari ekstrak daun sirsak dan tumbuhan keladi tikus. Daun sirsak mengandung senyawa acetogenins yang bisa meregenerasi setiap sel tubuh yang rusak, tak terkecuali sel-sel beta pankreas. Sehingga sel beta pankreas sanggup kembali bekerja menyerupai sedia kala untuk memproduksi insulin dalam jumlah cukup, sehingga kadar gula darah tetap dalam batasan normal, Selain itu mempunyai acara anti-hiperglikemia yang sanggup menurukan kadar gula darah dengan cepat.
Sedangkan ekstrak keladi tikus mengandung senyawa Ribozome Inactivating Protein (Rips) berperan aktif dalam proses regenerasi sel tubuh. Rips telah teruji klinis mengatasi resistensi insulin dengan mengembalikan sensitifitas sel-sel tubuh inslin, sehingga tubuh memakai insulin dengan efektif dan kadar gula darah terkontrol. Aturan minum obat diabetes ini 2×1 sachet sehari.

3. Produk Obat Diabetes Herbal: Amazon Berries
Obat dengan perpaduan bahan-bahan tradisional dalam menyembuhkan penyakit diabetes militus. Bahan tersebut: Acai Berry, Guarana, Acerola, Zaitun, Black Plum dan Manggis. Obat diabetes ini sanggup menyembuhkan dengan cara meningkatkan metabolisme tubuh, menurunkan kadar gula darah, mengurangi tanda-tanda diabetes militus, meningkatkan fungsi pankreas produksi insulin, mengembalikan respon sel-sel tubuh, mempercepat penyembuhan luka diabetes, meningkatkan stamina dan vitalitas. Aturan minum 2×1 sachet sehari.

Demikianlah ulasan lengkap wacana pengertian diabetes militus, jenis-jenis diabetes militus, cara mengobati diabetes militus secara alami, pengobatan tradisional diabetes militus. Semoga informasi diatas bermanfaat untuk Anda.